John Chambers ; Direktur Eksekutif Cisco KOMPAS, 26 Januari 2017 Masyarakat dari seluruh penjuru dunia mengharapkan perubahan. Hasil pemilu baru-baru ini-yang paling menonjol jajak pendapat Brexit di Inggris Raya dan pemilu di Amerika Serikat-telah menunjukkan meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Dalam suasana semacam ini, para pemimpin sangat diharapkan mampu menjelaskan dan menyampaikan sebuah visi yang jernih menyangkut pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Visi ekonomi tersebut tidak semata berbicara tentang kebijakan pajak dan perdagangan, yang menjadi fokus dalam berbagai perdebatan dewasa ini, tetapi juga tentang digitalisasi. Mewakili potensi ekonomi senilai 19 triliun dollar AS hingga dekade ke depan, digitalisasi memampukan negara-negara untuk memacu pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), penciptaan lapangan pekerjaan, dan inovasi. Kita sudah melihat dampak digitalisasi pada negara-negara yang menggunakannya sebagai sumber kekuatan utama bagi berbagai strategi ekonomi...