(oleh: Linda Christanty) Nasib imigran, rasisme dan neofasisme di Eropa dalam tragedi Charlie Hebdo. Namanya yang merupakan perpaduan nama Perancis dan nama keluarganya yang Aljazair membuat Gilles, teman saya, agak mudah mendapat pekerjaan. Ibunya, asli Perancis. Ayahnya, dulu imigran dari Aljazair. “Tapi adik saya yang punya nama sepenuhnya Aljazair, sering ditolak ketika melamar pekerjaan,” tuturnya, suatu hari. Ayahnya memperoleh kewarganegaraan Perancis setelah lebih dari 20 tahun tinggal di negara tersebut. Gilles juga beruntung mengenyam pendidikan tinggi dan menjadi ahli urusan perdamaian di wilayah Asia dan Afrika. Kini dia bertugas di Nigeria, Afrika Barat. Perancis tidak hanya menyambut kita dengan sejarah seni dan kebebasan, eksistensi mode yang memukau, keindahan arsitektur masa lampau, atau aura Paris, kota cintanya itu, tapi juga dengan kisah-kisah pedih tentang ketidakadilan, diskriminasi dan penistaan terhadap rakyat yang tidak pernah dianggap sepe...