Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Charlie Hebdo dan Monumen Kegilaan

(oleh: Linda Christanty) Nasib imigran, rasisme dan neofasisme di Eropa dalam tragedi Charlie Hebdo. Namanya yang merupakan perpaduan nama Perancis dan nama keluarganya yang Aljazair membuat Gilles, teman saya, agak mudah mendapat pekerjaan. Ibunya, asli Perancis. Ayahnya, dulu imigran dari Aljazair. “Tapi adik saya yang punya nama sepenuhnya Aljazair, sering ditolak ketika melamar pekerjaan,” tuturnya, suatu hari. Ayahnya memperoleh kewarganegaraan Perancis setelah lebih dari 20 tahun tinggal di negara tersebut. Gilles juga beruntung mengenyam pendidikan tinggi dan menjadi ahli urusan perdamaian di wilayah Asia dan Afrika. Kini dia bertugas di Nigeria, Afrika Barat. Perancis tidak hanya menyambut kita dengan sejarah seni dan kebebasan, eksistensi mode yang memukau, keindahan arsitektur masa lampau, atau aura Paris, kota cintanya itu, tapi juga dengan kisah-kisah pedih tentang ketidakadilan, diskriminasi dan penistaan terhadap rakyat yang tidak pernah dianggap sepe...

Kita Berada dalam Pusaran Propaganda Kebencian

Bara api di antara puing masjid Baitul Muttaqin di Tolikara belum juga dingin. Namun angka nominal donasi untuk pembangunan kembali masjid itu di situs crowd funding kitabisa.com sudah mencapai lebih dari Rp 150 juta dalam waktu kurang dari 24 jam sejak diluncurkan 18 Juli 2015, satu hari setelah musibah. Adalah Panji Pragiwaksono, seorang aktivis yang memulai penggalangan dana tersebut dengan target pengumpulan Rp 200 juta dalam waktu 30 hari. Namun hanya dalam waktu 3 hari donasi yang dikumpulkan secara online itu sudah terhimpun lebih dari Rp 300 juta. Ketika donasi dikirim ke Tolikara untuk membangun kembali masjid, para politisi, aparat dan pengamat kita belum selesai bertikai mencari siapa yang salah. Awal Agustus masjid kembali dibangun menggunakan uang donasi ini, sementara beberapa kelompok justru menggaungkan ajakan berangkat berperang. "Kita menang!" tulis Panji dalam halaman penggalangan dananya setelah donasi selesai terkumpul. Panji benar. Bukan hanya aksi nyata...

Melawan Berita Hoax

Melawan Berita Hoax Rahma Sugihartati   ;   Dosen dan Ketua Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP Universitas Airlangga Surabaya                                                    JAWA POS, 22 November 2016                                                                                     ...

Reinventing Masa Depan Pendidikan

Susanto   ;   Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI); Alumni Program Doktor Universitas Negeri Jakarta                                                  DETIKNEWS, 25 November 2016                                                                                          ...

Penyebaran Berita Bohong dan Pilkada Serentak

Irine Yusiana Roba Putri   ;   Anggota Komisi I DPR RI                                           MEDIA INDONESIA, 26 November 2016                                                                                                           ...

Menyemai Sikap Kritis di Ruang Kelas

Susanto Imam Rahayu   ;   Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia                                                      KOMPAS, 26 November 2016                                                                                               ...

Lingkaran Setan Prasangka

Jean Couteau   ;   Wartawan Senior KOMPAS                                                      KOMPAS, 27 November 2016                                                                                                   ...